Puisi,November without Rain

november Without Rain


Entah mengapa...hingga malam ini berakhir
Aku masih enggan untuk mengucapkan "Welcome November"
Aku merasa November datang terlalu cepat
Karena udara dan cuaca masih terasa panas menyengat 

Harusnya tadi malam,hujan turun membasahi bumi
Menemani aku melewati malam nan sepi
Merajut imajinasi dan intuisi 
Sambil menikmati panasnya secangkir kopi

Harusnya.... sepanjang malam tadi....
Hujan turun menyapa bumi
Rintik gerimis nya nan lembut dan hembus angin malam nya nan sejuk 
Membelai dan memanjakan tidur ku pagi ini

November....harusnya tak sepanas ini,
Membuat ku gerah hingga kadang jengah
 Tak tahu  lagi kemana harus melangkah
Membuat ku lelah dan ingin menyerah

Rasanya ingin mengulang lagi September yang sedikit ceria
Atau gak papa lah..kalau harus lebih lama bersama Oktober yang penuh drama
Bahkan kadang ingin rasanya kembali 
Menikmati dinginnya hujan di bulan Juni 
Sebelum Agustus memaksa aku harus pergi meninggalkan kekasihku sendiri

November... tahu kah kamu...
Malam ini aku berharap hujan turun menyapa bumi
Agar aku bisa merasakan Rintiknya nan lembut
Mampu membelai menenangkan ku
Dan suara gerimis nya yang mengalun syahdu
Mendekap erat lirihnya rintih jiwaku

November... apalah dayaku,
Cuaca memang selalu tak menentu
Aku tak mampu menahan kedatangan mu
Aku tak sanggup melawan takdir ku 
Begitu juga kamu dan kekasihku

Meski sedikit berat dan terlambat 
Aku harus  tetap bersemangat
Merajut mimpi menjalani hari bersama mu
Sebagai sahabat...Aku akan tetap menyambut mu,
Dan aku akan tetap menyapamu...
"Welcome November...Even without Rain"





0 Komentar