Mengapa Harus Menulis?Alasan,Tujuan dan Manfaat Menulis

ilustrasi mengapa harus menulis?



Setiap orang pasti pernah menulis,baik itu menulis catatan kecil di buku harian, menulis jurnal atau ringkasan mata pelajaran,atau menulis curahan hati,bahkan corat-coret gak jelas karena sedang bosan atau galau pun bisa disebut menulis :)


Apa yang dimaksud dengan menulis?

Sebenarnya...apa sih arti atau definisi menulis itu?

Menurut definisi pribadi ku, menulis adalah sebuah kegiatan menuangkan ide,gagasan dan pemikiran dalam bentuk rangkaian huruf,angka,dan tanda baca sehingga menjadi sebuah text atau tulisan dengan menggunakan alat atau media tertentu, seperti kertas,papan tulis,batu,kaca,pensil atau bolpoin,komputer, notebook,dan masih banyak lagi.

Mengapa aku sebut dengan media tertentu?Karena menurut sejarahnya media untuk kegiatan menulis ini ada beberapa macam. Yang dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan mengikuti perkembangan jaman,ilmu pengetahuan dan teknologi


Sejak kapan manusia mulai menulis?

Menurut beberapa informasi yang pernah aku baca,Sejarah awal mula manusia mulai menulis atau membuat sebuah catatan atau tulisan berlangsung sekitar tahun 5000 SM. 

Pada saat itu,catatan atau tulisan yang dibuat pertama kali oleh manusia masih berupa gambar-gambar atau simbol-simbol,yang mewakili kata-kata atau benda-benda.

Bentuk-bentuk aksara berupa simbol-simbol tersebut,diciptakan pertama kali oleh bangsa mesir kuno,yang disebut dengan aksara atau huruf hieroglif.

Dari situlah kemudian manusia mulai memodifikasi simbol-simbol tersebut hingga menjadi huruf atau abjad latin seperti yang kita gunakan sekarang ini.


Huruf Hieroglif


Jenis media dan alat untuk menulis

Jenis media dan alat untuk menulis pun memiliki sejarah dan perubahan,mengikuti perkembangan jaman,ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sejarah mula-mula menyebutkan media yang digunakan manusia untuk membuat catatan atau tulisan masih berupa bebatuan dan lempengan-lempengan yang terbuat dari tanah liat. 

Lalu seiring berjalannya waktu dan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi,kegiatan menulis pun mengalami banyak perubahan.Baik dalam bentuk catatannya maupun media yang digunakan untuk menulis.

Dari media bebatuan kemudian beralih ke media dedaunan kering,batang dan kulit kayu,hingga akhirnya manusia berhasil menciptakan kertas dan pena sebagai alat atau media untuk menulis.

Bahkan kini kita sudah memasuki era digitalisasi menulis,yaitu era dimana perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di bidang menulis semakin canggih, artinya aktifitas membuat catatan dan menyajikan berbagai macam informasi dalam bentuk tulisan,tidak lagi terbatas hanya dengan menggunakan media dan alat menulis dalam bentuk fisik saja,misalnya berupa pena dan kertas,tetapi...sudah mulai di lakukan pada media-media digital berbasis internet atau online atau daring.

Inilah yang saat ini populer disebut dengan istilah tulisan digital.

Kecanggihan teknologi di bidang menulis ini memberi banyak keuntungan dan manfaat buat kita yang suka menulis atau berprofesi sebagai penulis.

Diantaranya membuat aktifitas atau pekerjaan kita menulis dan menyimpan dokumen-dokumen hasil karya tulisan kita jadi lebih mudah dan efisisen. 

Kita nyaris tidak memerlukan buku atau kertas untuk menulis dan tidak perlu membuat rak buku atau lemari buku untuk menyimpan semua dokumentasi tulisan kita tersebut. Hanya perlu koneksi internet,media dan alat menulis digital maka kita sudah bisa menulis.


Mengapa harus menulis?

Alasan menulis
Alasan mengapa menulis (ilustrasi: yohana gunarti)


Ada beberapa alasan dan tujuan,mengapa manusia melakukan kegiatan menulis,selain untuk memberikan sebuah informasi dalam bentuk tulisan atau catatan.

Berikut beberapa alasan mengapa kita menulis:

1.Menulis karena hobi dan passion

Ada beberapa orang secara aktif dan konsisten selalu menulis karena menulis adalah hobi dan passion nya. Mereka selalu memanfaatkan waktu yang ada untuk menulis. Tipe penulis seperti ini akan tetap menulis meskipun tidak di bayar atau tidak menghasilkan uang.

Bahkan mereka tidak peduli apakah tulisannya bagus atau tidak,ada yang membaca atau tidak,di bayar atau tidak di bayar mereka akan tetap menulis.

Uang bukanlah tujuan utamanya dalam menulis,tetapi lebih dari itu,agar hobi,gairah dan kecintaannya akan menulis bisa tersalurkan. 

Biasanya tulisan-tulisan mereka bersifat bebas,kreatif dan imajinatif sesuai dengan karakter jiwa mereka. 

Dalam membuat tulisan mereka juga tidak ingin terpaku atau terikat pada pakem-pakem tulisan yang baku dan kaku baik dalam hal tata bahasa maupun gaya tulisannya.

Meskipun demikian,bukan berarti mereka menulis dengan asal-asalan. Justru mereka akan berusaha untuk membuat tulisan yang indah dan bernilai seni agar tulisan-tulisan mereka ini bisa dinikmati oleh pembacanya. Contohnya penulis-penulis sastra,puisi,novel,diksi,fiksi, dan lain-lain.

Intinya... tujuan mereka menulis adalah untuk berkarya,untuk sebuah pengabdian,bukan semata-mata demi uang.


2.Menulis karena ingin menghasilkan uang

Selain karena hobi, ada juga orang yang menulis dengan alasan dan tujuan untuk menghasilkan uang atau sebagai pekerjaan sampingan yang bisa memberi penghasilan tambahan.

Berbeda dengan orang yang menulis karena hobi atau passion,type penulis yang menulis karena ingin menghasilkan uang ini biasanya menulis sesuai permintaan pasar atau klien. 

Tujuannya agar ada individu atau perusahaan yang mau memakai jasa mereka untuk menulis sehingga mereka mendapatkan upah atau bayaran berupa uang.

Mereka menulis dengan metode atau tehnik-tehnik tertentu yang sudah mereka pelajari sehingga mereka nampak sangat kompeten di bidangnya.

Penulis seperti ini biasanya populer dengan sebutan penulis freelance,contohnya content writer,ghost writer,copywriter,silent writer,blogger dan lain-lain.

Penulis freelance biasanya adalah pekerjaan paruh waktu atau pekerjaan sampingan yang dikerjakan di saat waktu luang untuk menghasilkan penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama mereka. 

Artinya,seorang penulis freelance hanya akan menulis saat ada waktu luang sehingga tidak mengganggu pekerjaan utama mereka. Meskipun demikian,seorang penulis freelance harus berusaha profesional,yakini mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu sesuai permintaan klien yang menggunakan jasa mereka.

 

3.Menulis karena tugas

Sebagai seorang siswa atau mahasiswa seringkali kamu mendapatkan tugas untuk menulis dari guru atau dosen pengajar mu. 

Tugas itu bisa berupa membuat karangan (tugas mengarang),merangkum materi pelajaran,membuat karya tulis,membuat skripsi dan sebagainya.

Atau barangkali kamu berprofesi sebagai karyawan atau staff khusus di sebuah perusahaan di mana pada waktu tertentu,kamu di haruskan untuk membuat laporan dari hasil pekerjaanmu selama periode tertentu. Misalnya menulis laporan keuangan bulanan,membuat laporan rekapitulasi gaji dan jam lembur karyawan,membuat presentasi untuk proyek baru di tempat kalian bekerja dan lain sebagainya.

Meskipun kalian bukan seorang penulis,tetapi karena tugas dari pekerjaan atau status kalian sebagai pelajar atau mahasiswa tadi,maka kamu di haruskan untuk bisa menulis. Dan tulisan yang kalian buat pun tidak boleh sembarangan atau asal-asalan,karena ini menyangkut nama baik perusahaan,lembaga dan diri kalian sendiri.

Itulah tadi beberapa alasan mengapa orang harus menulis.

Aku sendiri awalnya menulis hanya sebagai hobi.Karena lebih suka menyendiri dan jarang punya teman,akhirnya aku sering menuangkan semua hal yang ada di kepalaku,atau di hatiku dengan menulis.

Aku bercerita,mengungkapkan semua ide,gagasan dan imajinasiku dengan tulisan,baik dalam bentuk puisi,sajak,diary, atau kepsyen-kepsyen ringan untuk memotivasi diriku sendiri,sukur-sukur bisa menjadi motivasi dan inspirasi buat orang lain.

Aku merasa perlu untuk menuliskan semua yang ada di kepalaku,ketika aku tidak sanggup untuk mencritakan atau mengungkapkannya secara langsung kepada seseorang.

Dengan menulis aku merasa lega,dengan menulis aku merasa satu beban ku sudah berkurang.


Apa manfaat yang di dapat dengan menulis?

Terlepas dari apapun tujuan dan alasan kita menulis,ternyata menulis juga memiliki banyak manfaat lho. Ingin tahu apa saja manfaat yang kamu dapat dari aktifitas atau kegiatan menulis ini? 

Menurut informasi yang aku dapatkan dan berdasarkan pengalaman yang aku rasakan,aku merangkum beberapa manfaat yang bisa kita peroleh dari menulis,di antaranya adalah:

manfaat menulis
Manfaat menulis (ilustrasi:yohana gunarti)

1.Menulis bisa melegakan saat kamu dalam kesesakan

Pernah gak kamu merasa bingung atau gak tahu harus bicara sama siapa ketika kamu punya banyak masalah atau beban pikiran? 

Sementara kamu juga merasa ragu,malu atau canggung untuk mengungkapkan semua isi hati mu itu kepada seseorang secara langsung. Di saat kamu merasa seperti ini,cobalah untuk menulis.

Menulis itu seperti halnya kita sedang berbicara atau bercerita kepada seseorang,tetapi tidak secara langsung. 

Ketika kamu ingin menuliskan unek-unek atau beban permasalahan yang sedang kamu hadapi,kamu harus membayangkan seolah-olah kamu sedang bicara dengan seseorang yang kamu ingin ajak bicara. Dengan begitu, kamu merasa lega atau paling tidak kamu merasa sedikit ganjalan atau kesesakan dalam hatimu sudah agak berkurang.

Seperti pengalaman ku di atas. Saat aku tidak sanggup menceritakan apa yang ada di dalam hati dan kepalaku kepada seseorang,biasanya aku memilih untuk menuangkan semua yang aku rasakan dan aku pikirkan itu ke dalam sebuah tulisan.

Bentuk tulisan ku pun bermacam-macam. Bisa dalam bentuk tulisan biasa, yakni dengan bahasa dan kosakata versi kita sendiri yang kita tuliskan di sebuah buku diary. Atau bisa juga dalam bentuk tulisan yang indah yang lebih bermakna dan memiliki nilai seni seperti puisi,sajak,lagu,prosa atau diksi dan lain lain.

Bahkan di era digital seperti sekarang ini pun banyak kita jumpai,netizen yang semakin leluasa menuliskan keluh kesah dan curahan isi hati maupun isi kepalanya di sosial media. Baik dalam bentuk sindiran,kata-kata galau,bahkan ada juga yang tidak ragu menulis ungkapan-ungkapan toxic seperti cacian dan makian yang benar-benar vulgar.

Meskipun semua itu terlihat sangat kurang bijak dan kurang cerdas, tapi aku yakin mereka punya tujuan mengapa mereka lakukan itu, yaitu agar mereka merasa lega karena sudah bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan.  

Pahlawan Nasional kita R.A Kartini pun akhirnya memilih menulis sebagai salah satu cara untuk menyampaikan unek-unek  atau keluh kesah beliau atas persoalan kaum perempuan di negeri ini melalui surat-suratnya yang dikirimkan kepada beberapa sahabat penanya dari berbagai negara.

Yang kemudian di bukukan dan menjadi sebuah karya tulisan yang hingga saat ini kita kenal dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang.

Melalui tulisan yang dituangkannya dalam bentuk surat-surat tadi, Kartini juga berhasil mengukir sejarah perubahan terhadap gerakan emansipasi wanita di negeri ini khususnya dan di dunia internasional pada umumnya. 

Menurut buku-buku biografi yang menceritakan kisah hidup beliau. Pada waktu itu R.A Kartini sedang mengalami dilema dan tekanan hidup yang luar biasa,terkait tradisi dan adat istiadat yang di terapkan kepada perempuan Jawa saat itu.

Dimana pada waktu itu Perempuan Jawa harus di pingit saat memasuki usia remaja,tidak boleh mengenyam pendidikan tinggi,dan yang lebih parah lagi harus mau dipoligami,harus mau dinikahkan dengan laki-laki pilihan orang tuanya,sekalipun itu laki-laki yang tidak dicintainya.

Dengan kondisi seperti itu,beliau merasa itu semua adalah masalah bagi dirinya,bagi kaumnya dan bagi bangsanya,yang harus segera diperbaiki.

Menurut beliau,perempuan harus punya kesetaraan hak dan kedudukan dengan kaum laki-laki,baik itu dalam bidang pendidikan,pekerjaan dan kebebasan berpendapat,termasuk menolak kemauan orang tua yang tidak sesuai dengan keinginannya.

R.A.Kartini mempunyai cita-cita,ide dan gagasan yang mulia untuk perempuan Indonesia pada umumnya dan Perempuan Jawa pada khususnya dengan membuat beberapa wacana tentang perubahan.

Karena saat itu  beliau sedang menjalani masa-masa pingitan,dimana beliau tidak di beri kebebasan bertemu dengan semua orang untuk berbicara dan mengungkapkan keluh kesahnya,akhirnya beliau pun mulai rajin menulis surat kepada para sahabat penanya untuk mengungkapkan dan menyampaikan ide,gagasan,cita-cita terkait persoalan yang sedang beliau hadapi saat itu.

Dengan menulis surat R.A.Kartini kemudian berhasil menceritakan apa yang menjadi ganjalan,beban dan masalah dalam hidupnya kepada para sahabat penanya.

Singkat cerita,dari situlah,teman-teman dan para sahabat pena beliau tadi merasa simpati dan berkeinginan untuk mendukung serta membantu R.A.Kartini untuk mewujudkan cita-cita dan gagasan mulia beliau untuk Perempuan Indonesia. 

Hingga akhirnya cita-cita Kartini tersebut berhasil di wujudkan dan membawa perubahan serta kemajuan yang luar biasa terhadap kaum perempuan Indonesia.

Dari sejarah diatas dan pengalaman yang pernah aku rasakan, menulis itu bisa menjadi teman bicara atau mejadi salah satu cara curhat yang melegakan.

Tak hanya itu,menulis juga bisa menambah teman. Meskipun saat ini kamu di kenal sebagai sosok yang kuper atau kurang pergaulan,tetapi jika kamu pandai menulis,kamu bisa mendapatkan banyak teman,bahkan akan banyak orang yang ingin menjadi pengikutmu,dan akhirnya....kamu bisa melihat dunia yang luas di balik pintu dan jendelamu yang selama ini terkunci rapat.


2. Menulis membuat hidupmu lebih bermakna

Mungkin saat ini kamu sedang merasa hidupmu hampa dan tidak bermakna. Merasa bahwa kamu tidak memiliki arah dan tujuan yang pasti dalam hidup ini. 

Jika kamu merasakan hal-hal seperti di atas,itu artinya hidupmu sedang dalam masalah,dan kamu harus segera mencari solusi atas masalah yang sedang kamu hadapi tadi.

Perasaan hampa dan tidak bermakna dalam hidup bisa saja timbul karena kita tidak melakukan sessuatu yang berarti buat diri kita maupun orang di sekeliling kita.

Jadi...ketika kamu merasa hidupmu hampa dan tidak bermakna,mengapa kamu tidak mencoba untuk melakukan melakukan sesuatu yang berarti,berguna dan bermanfaat bagi orang lain? Misalnya dengan berkarya atau membuat suatu karya yang bisa memberi manfaat bagi orang lain,

Cobalah untuk menulis,menulis tentang apa saja yang kamu suka,menulis tentang hal-hal yang sederhana,atau...bisa juga menulis tentang kisah dan pengalaman hidupmu.

Lalu bagikan tulisan-tulisanmu itu kepada orang-orang yang ada di sekelilingmu,siapa tau tulisan-tulisanmu itu ternyata bisa menjadi inspirasi dan motivasi buat orang lain.

Dengan begitu secara tidak sengaja kamu telah memberi manfaat buat dirimu sendiri dan orang lain. Secara tidak sengaja juga kamu telah berhasil membuat hidupmu lebih berguna dan bermakna.

 

 3.Dengan menulis kamu jadi suka membaca dan menambah wawasan

Secara tidak langsung,menulis itu bisa memupuk semangat dan gairahmu agar kamu jadi suka membaca,dengan membaca  maka wawasan dan pengetahuanmu akan bertambah.

Gak percaya?

Begini logikanya,ketika kamu ingin menulis atau membuat sebuah tulisan tetapi di saat yang sama kamu masih bingung harus menulis apa? Dari sini lah akhirnya kamu akan berusaha mencari informasi lebih lanjut tentang ide,topik atau tema tulisan yang akan kamu buat.

Mencari informasi disini bentuknya juga beragam,salah satunya dengan mencari bacaan-bacaan yang mengandung informasi yang sedang kamu cari tadi sebagai bahan referensi untuk melakukan riset dan observasi terlebih dahulu tentang topik tulisan yang ingin kamu tulis.

Contohnya begini,misalnya kamu ingin menulis tentang bisnis online,tetapi kamu sendiri belum pernah berkecimpung di dunia bisnis online atau belum paham apa itu bisnis online. Maka mau tidak mau kamu pasti akan mencari bahan-bahan tulisan tentang bisnis online. 

Salah satu bahan referensi yang bisa kamu dapatkan adalah melalui buku-buku atau artikel-artikel tentang bisnis online tersebut. Dengan begitu.... kamu mulai membaca dan mempelajari bacaan dengan topik bisnis online tadi. Dan secara tidak sengaja akhirnya kamu mulai sering atau rajin membaca

Dari keseringan tadi akhirnya jadi kebiasaan,dan dari kebiasaan akhirnya tumbuh rasa suka untuk membaca,karena suka membaca akhirnya wawasan dan pengetahuanmu jadi semakin bertambah.

Sehingga tulisan yang kamu tulis berdasarkan informasi dan pengetahuan yang kamu peroleh dari beberapa tulisan atau artikel yang kamu baca tadi,benar-benar bisa menyajikan informasi yang bisa di pertanggungjawabkan isinya kepada siapapun yang membaca tulisan tersebut.Meskipun sebelumnya kamu sendiri belum paham tentang topik tulisan itu.

Dengan catatan kamu harus menulisnya dengan versi mu sendiri,supaya tidak terkesan menjiplak atau copy paste tulisan karya orang lain.


4.Menulis bisa membuatmu terkenal

Banyak nama-nama yang terkenal dan dikenal sebagai penulis,sebut saja Dee (Dewi Lestari),Mira W,Joss Whedon, Pramoedya Ananta Toer,Tere Liye,JK.Rowling,W.S. Rendra,Sapardi Djoko Dhamono,Joko Pinurbo dan masih banyak lagi seniman pena yang terkenal di jagad sastra melalui karya-karya tulisannya.

Karena semangat dan kecintaannya menulis dan merangkai kata demi kata menjadi sebuah karya tulisan,hingga mampu menghipnotis siapa saja yang membaca tulisannya.

Sehingga dari situlah akhirnya banyak orang yang ingin tahu dan mengenal sosok mereka lebih dalam. Mereka inilah yang disebut penggemar atau pengikut. Dengan memiliki banyak penggemar,akhirnya nama mereka menjadi sosok yang terkenal. 

Jika kamu ingin menjadi seorang yang terkenal kamu bisa mencoba menulis dari sekarang.Buatlah tulisan dengan tema yang menarik,dengan gaya bahasa dan kata-kata nan apik,dengan cara terus belajar mengasah skill dan kemampuanmu menulis.

Siapa tahu suatu hari nanti kamu bisa mengikuti jejak penulis-penulis di atas yang terkenal dan dikenal oleh masyarakat luas karena karya-karya tulisannya.


5.Menulis bisa menghasilkan uang

Pernah gak kamu membaca atau mendengar kisah nyata penulis terkenal JK.Rowling yang terkenal dengan karyanya Harry Potter? Salah satu novel fiksi anak-anak yang akhirnya di filmkan dan ternyata sukses meraih berbagai penghargaan dan juga sukses juga mengantarkan penulisnya kepada perubahan ekonomi dan finansialnya secara drastis.

Ya...siapa yang menyangka.penulis kelahiran ,ternyata memiliki sad story yang bikin aku dan mungkin juga kamu merinding ketika membaca kisah nya.

Bayangkan saja,seorang ibu yang single parent dan pengangguran, hidup dalam kemiskinan dan tunawisma itu akhirnya bisa meraih sukses dan menjadi milyarder karena tulisannya yang difilmkan tadi.

Setelah 12 kali mengalami penolakan atas karya tulisannya tadi,akhirnya Rowling berhasil juga meraih keuksesan dan mapan secara finansial.

Di dunia ini semuanya serba mungkin,apa yang secara logika manusia tidak mungkin terjadi,tetapi jika Tuhan sudah berkehendak semunya bisa terjadi.

Selain JK.Rowling,masih banyak lagi cerita miris para penulis di saat awal-awal mereka mulai meniti karir.

Namun,dengan ketekunan dan kegigihannya berjuang,akhirnya mereka pun bisa hidup sukses dan mapan.


6.Menulis bisa melatih disiplin dan kesabaran

Jika tujuan kamu menulis adalah untuk menghasilkan uang atau kepercayaan,atau mungkin juga karena ingin terkenal maka kamu harus menulis dengan konsisten.

Kisah JK.Rowling di atas adalah contoh bagaimana sabar dan gigihnya beliau berjuang untuk mencapai tujuannya. Apapun yang terjadi beliau tetap konsisten menulis dan bersabar menunggu hasil dari perjuagannya tadi.

Bicara tentang konsisten tentu erat kaitannya dengan kedisiplinan dan kesabaran. Terutama disiplin waktu. Kamu harus pandai-pandai membagi waktu agar bisa terus konsisten menulis.

Apalagi buat kamu yang masih dalam tahap belajar menjadi penulis. Tentu selain harus konsisten dan disiplin menulis kamu juga harus memiliki kesabaran.


7.Dengan menulis kamu bisa menghasilkan aset investasi yang tak ternilai harganya dan mengukir sejarah yang tak terlupakan

Manfaat menulis yang menurutku juga sangat luar biasa adalah secara tidak sengaja kita telah membangun sebuah aset investasi yang tak ternilai harganya.

Mungkin saat ini kamu masih dalam tahap belajar menulis,begitu juga dengan aku. Sehingga tulisan yang kita buat mungkin kurang menarik,bahkan nyaris tidak ada yang tertarik untuk membacanya.

Jangan putus asa atau patah semangat dengan keadaan itu,tetapi teruslah belajar dan asah terus kemampuan menulismu.

Siapa tau suatu hari nanti,5 tahun,10 tahun,atau barangkali 30 tahun lagi tulisan-tulisan kita tadi akan menjadi sebuah karya yang unik dan menarik,dan memiliki nilai jual yang tinggi,menjadi aset investasi yang bisa kita wariskan kepada anak cucu kita kelak.

Tak hanya itu,menulis juga memberi manfaat sebagai bukti sejarah dan menjadi bahan cerita untuk anak cucu kita bahwa kita pernah ada di dunia ini dan menjadi bagian dari sejarah perjalanan hidup mereka.


Penutup

Menulis adalah salah satu bentuk aktifitas yang bisa menghasilkan sebuah karya yang banyak memberi manfaat untuk diri kita sendiri maupun orang lain.

Oleh sebab itu,saat ada waktu luang aku berusaha memanfaatkannya untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi diriku sendiri terlebih bagi orang lain,salah satunya ya dengan menulis,apapun bentuknya.

Terlepas dari apakah tulisan tersebut menghasilkan uang atau tidak,setidaknya ada sesuatu yang bisa aku bagikan untuk orang lain.

Menulis juga adalah salah satu caraku membangun aset investasi yang suatu saat kelak bisa di nikmati dan dikenang oleh anak cucuku,jika suatu hari nanti diri ini sudah tidak berada di dunia ini lagi.

Menurut Pramoedya Ananta Toer,menulis adalah bekerja untuk keabadian.

Orang boleh pandai setinggi langit,tetapi jika tidak menulis,ia akan hilang dalam masyarakat dan sejarah. 

Selain itu menulis juga merupakan salah satu bagian dari proses atau tahapan belajar tentang banyak hal di dunia ini. 

Oleh karena itu,jika kamu ingin satu langkah lebih maju dalam hidup ini,mulailah dengan menulis meskipun hasilnya jelek atau kurang menarik.

Mungkin tulisan itu akan menimbulkan komentar atau tanggapan dari orang yang membacanya,bisa berupa kritik,saran bahkan bisa juga berupa cibiran,tetapi tak mengapa,jangan buru-buru patah semangat dan menyerah dengan semua itu,teruslah belajar agar bisa menulis lebih baik lagi.

Anggap saja itu semua adalah bagian dari proses pembelajaran,agar kita selalu berusaha untuk terus mengasah kemampuan kita menulis menjadi semakin lebih baik.

Asal di lakukan secara rutin dan konsisten, maka lama kelamaan akan membuat kita menjadi semakin mahir melakukannya.

Ketika banyak yang memuji dan menyanjung tulisanmu,jangan mudah puas dan berbangga dengan semua itu,tetapi jadikan itu sebagai semangat dan teruslah menulis dengan lebih baik lagi. 

Jika kamu malas membaca,maka menulislah. Ketika kamu bingung mau menulis apa,maka kamu akan berusaha mencari inspirasi dan informasi dengan cara membaca atau mencari-cari bacaan seputar ide,tema dan topik tertentu untuk membuat sebuah tulisan.

Dengan begitu,kalian yang tadinya tidak suka membaca,jadi suka membaca karena hobi atau keinginan kalian untuk menulis.Ibarat peribahasa sekali dayung,dua tiga pulau terlampaui. Artinya,selain jadi mahir menulis,kita juga jadi suka membaca.Luar biasa bukan?

Jangan menganggap remeh pekerjaan menulis,karena menulis juga bisa menjadi ladang penghasilan,bisa menjadi jalan menuju kesuksesan dan kehidupan yang mapan secara finansial,asalkan  kita benar-benar fokus pada tujuan kita menulis..

Jika saat ini kalian baru memulai, tentukan tujuan mengapa kamu harus menulis,lalu lakukan secara konsisten, soal hasil pikirkan saja nanti,yang terpenting kita sudah berani mengambil keputusan untuk memulai.

Dengan menulis kita telah mengambil bagian berperan aktif dalam menumbuhkan minat literasi bangsa ini,dimulai dari diri kita sendiri tentunya.

Barangkali kamu memiliki alasan dan tujuan tersendiri mengapa kamu menulis? Atau mungkin kamu punya pengalaman menarik tentang manfaat yang kamu dapatkan saat kamu menulis,jangan ragu untuk membagikannya di kolom komentar ya...

Terima kasih sudah membaca,dan mari kita mulai menulis hari ini.

Tetap semangat,salam satu hobi:-)


0 Komentar